Menu
 

Contoh Surat Permohonan Izin Poligami di Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah

 

Surat Permohonan Izin Poligami

Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan menganut asas monogami, kecuali hukum agama yang dianut menetukan lain. Suami yang beragama Islam yang mengehendaki beristri lebih dari satu orang wajib mengajukan permohonan izin poligami kepada Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah dengan syarat-syarat sebagaimana diatur dalam Pasal 4 dan 5 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974.

Agar peberian izin poligami oleh Pengadilan Agama/ Mahakamah Syar’iyah tidak bertentangan dengan asas monogami yang dianut oleh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974, maka Pengadilan Agama/ Mahkamah Syar’iyah dalam memeriksa dan memutus perkara permohonan izin poligami harus berpedoman pada Buku Pedoman Pelaksanaan Khusus yang dikeluarkan oleh Mahkamah Agung Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama, diantaranya: Permohonan izin poligami harus bersifat kontensius (gugatan), pihak istri didudukan sebagai termohon. Alasan izin poligami yang diatur dalam Pasal 4 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 bersifat fakultatif maksudnya bila salah satu persyaratan tersebut dapat dibuktikan,Pengadilan Agama/ Mahkamah Syar’iyh dapat memberi izin poligami. Persyaratan izi poligami yang diatur dalam Pasal 5 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun1974 bersifat kumulatif maksudnya Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah hanya dapat memberi izinpoligami jika semua persyartan tersebut telah terpenuhi.

 Berikut Contoh Surat Gugatan untuk mengajukan Izin Poligami di Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah klik disini
 

Languange

Indonesian Arabic English

Ketua

Agenda Pimpinan

Website Traffic

Today161
Yesterday253
This week1574
This month6155
Total26275

Visitor Info

  • IP: 18.206.168.65
  • Browser: Unknown
  • Browser Version:
  • Operating System: Unknown

23-03-2019
No event in the calendar
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31

TI.SUPPORT@PENGADILAN AGAMA PANGKAJENE