
Pangkajene dan Kepulauan, 04 Juni 2026, pukul 10.00 WITA — Pengadilan Agama (PA) Pangkajene melaksanakan acara Pengambilan Sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS) terhadap tiga Aparatur Sipil Negara yang sebelumnya berstatus Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Sidang Cakra Pengadilan Agama Pangkajene, Kamis (04/06/2026), dalam suasana khidmat dan penuh makna.
Prosesi pengambilan sumpah dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Pangkajene, Dr. Wildana Arsyad, S.H.I., M.H.I. Kegiatan ini dihadiri oleh para Hakim, Sekretaris, Panitera, Panitera Pengganti Pengadilan Tinggi Agama Makassar, pejabat struktural dan fungsional, seluruh pegawai Pengadilan Agama Pangkajene, serta keluarga dari pegawai yang diambil sumpahnya.
Pengambilan sumpah dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Sekretaris Mahkamah Agung Republik Indonesia tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil terhitung mulai tanggal 1 Juni 2026. Adapun ASN yang diambil sumpahnya yaitu FARIDAH FIRDAUSIYAH, S.T. yang diangkat dalam jabatan Teknisi Sarana dan Prasarana, A. GHONIYYAH RIZQI UMAIMAH ALI, S.H. yang diangkat dalam jabatan Analis Perkara Peradilan, serta NUR WAHIDA, A.Md.A.B. yang diangkat dalam jabatan Dokumentalis Hukum pada Pengadilan Agama Pangkajene Kelas II.
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Himne Mahkamah Agung, dilanjutkan dengan pembacaan doa, pembacaan Surat Keputusan, pengambilan sumpah Pegawai Negeri Sipil, penandatanganan berita acara sumpah, serta penandatanganan pakta integritas sebagai bentuk komitmen dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai Aparatur Sipil Negara.
Dalam sambutannya, Ketua Pengadilan Agama Pangkajene menyampaikan bahwa menjadi “CPNS adalah hebat” merupakan sebuah pencapaian yang patut dibanggakan, karena tidak semua orang mampu melewati proses seleksi hingga berhasil menjadi bagian dari aparatur negara. Oleh karena itu, kesempatan tersebut harus disyukuri dan dijaga dengan baik melalui sikap disiplin, loyalitas, serta semangat pengabdian dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
Beliau juga menegaskan bahwa setelah resmi menjadi PNS, “PNS adalah luar biasa”. Oleh karena itu, para pegawai dituntut untuk menjadi pribadi yang lebih baik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Para PNS yang baru diambil sumpahnya diharapkan mampu menunjukkan integritas, profesionalisme, serta komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menjaga nama baik lembaga peradilan.
Selain itu, Ketua menyampaikan bahwa pengambilan sumpah PNS merupakan awal perjalanan karier sebagai abdi negara. Para pegawai diharapkan terus belajar, meningkatkan kompetensi, dan mengembangkan diri agar mampu memberikan kontribusi terbaik demi terwujudnya pelayanan peradilan yang berkualitas dan berintegritas.




























