Selamatdatang.png
alamatkantor1.png
alamatkantor1.png
alamatkantor1.png
alamatkantor1.png
alamatkantor1.png
DUKUNGKAMIDALAMPELAKSANAAN.png
previous arrow
next arrow

Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama menggelar kegiatan Sosialisasi Pembaruan Aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Melalui platform Zoom Meeting



Pangkajene dan Kepulauan, 18 November 2025. Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama menggelar kegiatan Sosialisasi Pembaruan Aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Tingkat Pertama Versi 6.0.1 berdasarkan Surat Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Nomor 3089/DJA/TI1.1/XI/2025 tertanggal 13 November 2025.

Acara dimulai tepat pukul 09.30 WITA dan dibuka secara resmi oleh Tim Development Mahkamah Agung, Bapak Rian Andri Salam yang sekaligus bertindak sebagai pemandu jalannya acara. Dalam sambutan pembukaannya, menekankan pentingnya pemutakhiran SIPP guna mendukung proses administrasi perkara yang lebih cepat, akurat, dan terintegrasi di seluruh pengadilan tingkat  pertama.

Kegiatan ini melibatkan lebih dari 900 satuan kerja (satker) dari empat badan peradilan di seluruh Indonesia. Panitera Pengadilan Agama Pangkajene, Ibu Marwiah, S.Ag, M.H., bersama Tim IT turut berpartisipasi melalui platform Zoom Meeting. Hal ini menunjukkan komitmen kuat dari seluruh satuan kerja dalam mendukung implementasi SIPP versi terbaru.

Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Kepala Bagian Pengembangan  Sistem Imformatika Biro Hukum dan Humas BUA Mahkamah Agung Republik Indonesia, Bapak Ahmad Jauhar,  yang menjelaskan berbagai penyempurnaan dan fitur baru dalam SIPP Versi 6.0.1. Pemaparan mencakup peningkatan performa aplikasi, penguatan keamanan sistem, perbaikan modul layanan perkara, serta demonstrasi penggunaan fitur-fitur terbaru.

Dalam kesempatan tersebut, turut disampaikan bahwa pengembangan aplikasi “Smart Majelis” berbasis Artificial Intelligence (AI) di lingkungan peradilan menjadi salah satu inovasi penting yang perlu mendapatkan perhatian serius. Aplikasi ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akurasi dalam proses pemilihan majelis hakim. Dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan, Smart Majelis mampu menyajikan data yang relevan serta analisis mendalam mengenai kualifikasi hakim, latar belakang perkara, rasio penanganan, beban kerja, potensi konflik kepentingan, dan berbagai faktor lain yang dapat memengaruhi objektivitas dan kualitas putusan. Kehadiran inovasi ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya peradilan yang lebih modern, terukur, dan akuntabel.

 Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 13.00 WITA berjalan dalam suasana yang sangat interaktif. Sesi diskusi dan tanya jawab dipenuhi partisipasi aktif, dengan peserta dari berbagai daerah berbagi masukan dan mengungkapkan sejumlah kendala teknis.

Video Zona Integritas

Indeks Kepuasaan Masyarakat (IKM) dan Indeks Persepsi Anti Korupsi (IPAK)

Instagram Pengadilan Agama Pangkajene